Sunday, 23 December 2012
RECYCLE JAWABAN PUJANGGA PIPING 5
- Anonim12 Agustus 2012 10:33pak pujangga piping yg saya hormati.saya dulu pernah bekerja di perusahaan manufacturing kira2 15 th,nah sekarang saya mau masuk ke fabrikasi.ilmu yang saya pelajari piping engginer di kiat global..berdsarkan hal diatas kira2 bagian apa yang bisa saya lamar untuk di pabrikasi,sementara ijazah slta-ipa,mohon saran dan tips.terima kasih.Balas
Terima kasih atas pertanyaannya.Balas
Sebenarnya untuk menjadi piping engineer backgroundnya harus minimal S1 Teknik Mesin atau Civil. Kalau anda pendidikan terakhir SMA - IPA.
Sebenarnya kalau untuk dunia pabrikasi, posisi yang anda lamar yach pipe fitter atau kalau anda bisa menggunakan software PDMS dan AutoCad, anda bisa melamar posisi piping drafter atau piping designer.
Sebenarnya bila anda ingin masuk dunia pabrikasi dan anda lulusan SMA, ada baiknya ambil training Welding Inspector, atau yang berhubungan dengan pekerjaan pabrikasi. Khan di Kiat Global banyak pilihan training. Pipe Fitter dan Welding Inspector.
Salam
Anonim27 Agustus 2012 18:00pak pujangga.....saya mahasiswa teknik mesin dari slah satu PTN di sumatera....saya ingin bertanya ...gini pak...di teknik mesin itu kan ada pembagian jurusan lagi ..ada konversi energi.material,konstruksi,dan produksi, apakah piping engineering harus berasal dari jurusan konstruksi saja?Balas
bagaimana jika saya siswa dari konversi energi (tidak harus konstruksi) ingin berkarir di piping engineering?apakah prospeknya bagus??
sekian dan terima kasih
Mas Anonim,Balas
Sebenarnya kalau dilihat dari lowongan-lowongan kerja yang bertebaran di Indonesia, selalu menuliskan Sarjana Teknik Mesin dan nggak pernah mencantumkan Sarjana Teknik Mesin Konstruksi atau Konversi. Jadi syah-syah aja mas ambil konversi energi dan setelah lulus ingin menjadi piping engineering.
Kalau bicara prospek kerja di piping engineering kalau menurut saya sangat bagus. Coba aja search di google yang mencari piping engineer..pasti banyak karena di dalam pabrik sekitar 60% adalah merupakan komponent piping.
Anonim4 September 2012 00:16Pak, Saya Ingin menanyakan, saya seorang lulusan Teknik Informatika berusia 23 tahun.Balas
Ingin mempelajari Piping, kalau dapat sih PDMS Administrator..
Saran anda, supaya saya dapat kerja di oil and gas company, apa yang harus saya ikuti kursusnya?terima kasih pak.
Piping dan PDMS Administrator itu berbeda description of job nya. Kalau mau jadi PDMS Administrator itu yach harus ikut kursus PDMS Fundamental dulu di salah satu lembaga training di Indonesia. misalnya di Oil Institut (www.oilinstitut.com).
Tapi untuk menjadi PDMS Administrator itu bukanlah mudah seperti yang dibayangkan karena setidak-tidaknya harus punya experiences sebagai PDMS Designer dulu atau paham PDMS, minimal 3-4 tahun.
Dan setelah itu baru coba apply PDMS Administrator.
Kalau anda lulusan bukan dari Teknik walaupun anda S1, kalau ingin belajar piping, ada baiknya belajar/training software juga seperti, AutoCad dan PDMS. Dan minimal harus dari basic dahulu yaitu jadi Piping Drafter. Karena anda masih muda, ada baiknya belajar sambil bekerja.
Atau anda coba juga di bidang Inspeksi Teknik, bila anda ingin masuk dan cepat bekerja di OIl & Gas.- Anonim11 November 2012 18:09Pak pujangga yg saya hormati, sekarang saya bekerja di salah satu pabrik kelapa sawit di indonesia selama 2 thn, posisi saya sebagai maintenance engineer. saya lulusan S1 teknik Industri dan umur saya 29 thn.Yg ingin saya tanyakan adlh adakah peluang saya utk dpt kerja sbg piping engineer? bila ada, apakah langkah2 yg harus saya lakukan utk menjadi seorang piping engineer? Terima kasih.Balas
Anonim16 November 2012 01:24Selamat Siang Pak Pujangga,Balas
Saya Robert seorang drafter pada perusahaan swasta di jakarta,saya ingin bertanya kepada pak pujangga, pada fitting (elbow,tee) dapatkah di pasang drain ?
mksdnya pada elbow atau tee tersebut di buat drain dengan di riser pada fitting tersebut..
mohon infonya pak pujangga, dan terimakasih banyak.
Anonim16 November 2012 14:11asalamualaikum mas iwanBalas
saya mahasiswa teknik mesin semester akhir,saya mau tanya mas, bagaimana analisa statik stress pada caesar pada pipa dengan insulasi dan jacket, parameter apakah2 yg harus ditambahkan dari sebelumnya hanya input pipa main core saja, untuk skripsi saya mas,terima kasih banyak mas atas jawaban dan bantuannya, semoga Allah selalu memberkati dan memudahkan langkah kita semua...amien
Anonim 1.Balas
Kalau anda kerja di PKS, sebenarnya bisa aja jadi piping engineer tapi nampaknya background pendidikan anda yang Teknik Industri nampaknya menjadi kendala untuk menjadi piping engineer. karena biasanya untuk piping engineer , lulusannya dari teknik mesin atau teknik sipil.
Tapi kalau anda ingin belajar piping design yach bisa-bisa saja Pak..Dan mencoba berkiprah jadi piping engineer untuk construction project. Tapi yach belajar sendiri saja Pak..khan banyak bisa dilihat di youtube atau di google.
Tapi kenapa tak terusin kerja di PKS, Pak..khan siapa tahu jadi Askep dan akhirnya menjadi Manager Pabrik Kelapa Sawit. Tapi memang lebih besar kerja di Oil & Gas gajinya tapi kalau di PKS khan yang besar bonus tahunannya bisa 12 bulan gaji..
Anonim 2,Balas
kalau boleh tahu servicenya apa, tekanannya berapa ? coba lihat codenya dan standardnya?
Bisa kah pakai sambungan Olet, baik elbolet atau diriser gitu..atau tidak.
Soalnya kalau kita design refer ke code dan standard serta client spec.
Tapi kalau pipa air, saya rasa bisa saja.
Anonim 3..Balas
Mohon Maaf saya nggak bisa jawabnya mas..karena ilmu pipe stress saya masih minim. coba mas search saja di google , blog-blog yang berhubungan dengan piping stress. lagipun saya belum pernah kerja di offshore..
RECYCLE JAWABAN PUJANGGA PIPING 4
Anonim19 Mei 2012 09:34
Malam
pak pujangga, saya R.H dan saya bekerja di kontraktor migas. Yang mau
saya tanyakan bisakah meniti karir di dunia piping dengan posisi saya
yang hanya sebagai rigger. Saya begitu interest dan banyak searching
perihal piping di internet. Umur saya 32th. Mohon pencerahannya pak
pujangga.
Trims R.H
BalasTrims R.H

siang pak R H
nggak ada yang tak bisa di dunia ini asalkan kta berusaha dan fokus dengan apa yang ingin kita pelajari
kalau anda jadi rigger, yach belajarlah dengan teman2 pipe fitter yach mungkin kalau nggak punya skill di piping bisa jadi helper piping atau fitter 3 dulu.
tapi kalau anda ingin menjadi piping designer atau engineer yach belajar Cad drswing dan saat ini yang biasa digunakan adalah Autocad
tapi bavkground anda sendiri sarjana atau bukan?
kalau anda sarjana teknik mesin peluang jadi piping enegineer sangat besar tpi bil bukan peluag anda biasanya sampai designer piping
Balasnggak ada yang tak bisa di dunia ini asalkan kta berusaha dan fokus dengan apa yang ingin kita pelajari
kalau anda jadi rigger, yach belajarlah dengan teman2 pipe fitter yach mungkin kalau nggak punya skill di piping bisa jadi helper piping atau fitter 3 dulu.
tapi kalau anda ingin menjadi piping designer atau engineer yach belajar Cad drswing dan saat ini yang biasa digunakan adalah Autocad
tapi bavkground anda sendiri sarjana atau bukan?
kalau anda sarjana teknik mesin peluang jadi piping enegineer sangat besar tpi bil bukan peluag anda biasanya sampai designer piping
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
- Anonim19 Juli 2012 17:16selamat pagi pak pujangga piping...saya mahasiswa teknik mesin...saya mau bertanya untuk mendesain pipa yg menghantarkan steam dari boiler menuju turbin itu kode apakah yg dipakai...memakai b31.1 atau b31.3. Saya masih bingung tentang penggunaan kode nya. Terima kasih sebelumnya..Balas
Selamat Pagi juga, Anonim.Balas
Kalau untuk boiler pakai saja ASME B31.1 (power piping) bukan pakai ASME B31.3 karena B31.3 itu untuk process piping.
Anonim19 Juli 2012 18:09b31.1 ya pak...selama itu boiler ya pak..tidak berpengaruh apakah itu steam untuk turbin pembangkit (power) atau steam untuk utility plant...tetap memakai b31.1...untuk material selection ny punya referensinya pak.? terima kasih sebelumnya atas respon bapak..Balas
Ya dibaca dulu saja ASME B31.3 nya Bro..Khan biar paham dululah..Disitu pun disebutkan juga mengenai materialnya.Balas
Kalau dicari di mbah google mengenai B31.1 adalah seperti ini Power Piping (piping for industrial plants and marine applications). This code covers the minimum requirements for the design, materials, fabrication, erection, testing, and inspection of power and auxiliary service piping systems for electric generation
stations, industrial institutional plants, and central and district heating plants. The code also covers external piping for power boilers and high temperature, nhigh-pressure water boilers in which steam or vapor is generated at a pressure of more than 15 psig and high- temperature water is generated at pressures exceeding 160 psig or temperatures exceeding
2508F.
Kalau untuk referensi material selection coba aja search di Amazon.com buku Judulnya "piping material guide" by Peter Smith. tapi biasanya boiler pakai ASTM 333 dan ASTM 335. tapi dicheck dahulu mana tahu saya salah.Salam
Anonim20 Juli 2012 02:45ok pak terima kasih penjelasanya...soalny saya pernah baca sekilas2 ttg skripsi pipe steam boiler tp ada jg perhitungan yg diadop dri b31.3 (hanya sekilas).. disini agak membingungkan saya..jd saya pastikan langsung tanya sama bapak masternya piping disini..he2..ini bwt skripsi saya pak...setelah lu2s saya jg minat ambil course stress analysis..terima kasih..salamBalas
Saya biasa pakai ASME B31.1 untuk pipa di boiler, kalau ada juga yang pakai ASME B31.3, saya kurang tahu juga yach, karena saya masih belajar piping juga nich.Balas
Kalau dari Mbah Google untuk ASME B31.3, Process Piping. This code covers the design of chemical and petroleum plants and refineries processing chemicals and hydrocarbons, water, and steam. It contains rules for the piping typically found in
petroleum refineries; chemical, pharmaceutical, textile, paper, semiconductor, and cryogenic plants; and related processing plants and terminals.
The code prescribes requirements for materials and components, design, fabrication, assembly, erection, examination, inspection, and testing of piping.
This code applies to piping for all fluids, including (1) raw, intermediate,
and finished chemicals; (2) petroleum products; (3) gas, steam, air, and
water; (4) fluidized solids; (5) refrigerants; and (6) cryogenic fluids. Also
included is piping that interconnects pieces or stages within a packaged
equipment assembly.
Apa di skripsi itu ambil yang point no (3) yaitu gas, steam, air and water. tapi setahu saya pipa-pipa tersebut bukan untuk ke arah boiler atau turbin. Coba lihat lagi aja di skripsinya secara utuh apakah pipa itu sudah masuk ke kawasan ASME B31.3 atau masih dikawasan ASME B31.1.
Kalau mau ambil course stress analysis juga bagus, Bro..banyak lembaga training yang ngadain baik di Jakarta atau di Bandung. Kalau saya dulu belajar di oil institut. www.oilinstitut.comBalasan
Anonim28 Juli 2012 21:53pak saya mau tanya untuk lulusan politeknik d3 teknik mesin,apakah bisa menjadi piping engineer atau sampai piping designer saja?
Anonim, kalau untuk lulusan D3 teknik mesin, sebenarnya bisa saja menjadi piping engineer tapi mungkin di construction engineer. Dulu pernah ada teman saya lulusan D3 tapi kerja sebagai piping engineer di EPC Company sebagai Senior Piping Engineer tapi experiencesnya diatas 10 tahun.
Tapi akhirnya 2 teman itu ambil kuliah S1. Tapi pada umumnya jarang perusahaan merecrut lulusan D3 untuk jadi Piping Engineer.
RECYCLE JAWABAN PUJANGGA PIPING 3
Salam kenal Pak Pujangga Piping (Siapa sih namanya :))
Maaf Pak, hanya mau minta pendapat karena sedang agak bingung menentukan langkah selanjutnya.
Saya baru saja selesai training Welding Inspector Certified Migas dan Apitindo selama 9 bulan di salah satu kursus WI terbaik di Batam, kursus ini telah memberikan fundamental pengetahuan/ilmu yang kuat (setidaknya menurut saya) di dunia oil & gas, piping system, pressure vessel, structuring dll khususnya yang berhubungan dengan Inspection welding, NDT (Visual,MT/PT,Radiographic Interpreter dan -Ultrasonic Test)termasuk code dan standard : ASME B31.3, ASME XI, ASME VIII sec 1& 2, API 1104, API 650 (tank), ABS Rules, API RP2A dan lain-lain khususnya bagian yang berhubungan dengan Inspection dan examination-nya. Intinya kalau mau mengambil sertifikasi internasional seperti CSWIP atau BGAS atau ASNT/PCN seharusnya tidak terlalu sulit lagi hanya butuh tambahan uang dan waktu untuk lebih familiar dengan soal2-nya. Persoalannya adalah : Latar belakang saya dari politeknik elektro dan selama ini bekerja di bagian IT di Industri manufacturing plus usia sudah 34 th. Saya juga tertarik mendalami ilmu piping dan pressure vessel serta bisa autocad. Kira-kira dari sudut pandang bapak kalau saya mau investasi bagusnya di bidang mana? apakah mengambil sertifikasi untuk inspection (termasuk API 570) atau mendalami ilmu piping untuk jadi piping designer dengan mengambil kursus2 yg berhubungan dengan piping spt PDMS, Caesar dll? Goal utama saya adalah 4-5 tahun ke depan saya bekerja (lagi) di luar (negeri)dengan rate yang bagus -Sy pernah bekerja di Malaysia sbg System/IT Engineer. Terimakasih atas pandangannya Pak.. Sukses juga untuk bapak semoga cepat dapat kerja :)
BalasMaaf Pak, hanya mau minta pendapat karena sedang agak bingung menentukan langkah selanjutnya.
Saya baru saja selesai training Welding Inspector Certified Migas dan Apitindo selama 9 bulan di salah satu kursus WI terbaik di Batam, kursus ini telah memberikan fundamental pengetahuan/ilmu yang kuat (setidaknya menurut saya) di dunia oil & gas, piping system, pressure vessel, structuring dll khususnya yang berhubungan dengan Inspection welding, NDT (Visual,MT/PT,Radiographic Interpreter dan -Ultrasonic Test)termasuk code dan standard : ASME B31.3, ASME XI, ASME VIII sec 1& 2, API 1104, API 650 (tank), ABS Rules, API RP2A dan lain-lain khususnya bagian yang berhubungan dengan Inspection dan examination-nya. Intinya kalau mau mengambil sertifikasi internasional seperti CSWIP atau BGAS atau ASNT/PCN seharusnya tidak terlalu sulit lagi hanya butuh tambahan uang dan waktu untuk lebih familiar dengan soal2-nya. Persoalannya adalah : Latar belakang saya dari politeknik elektro dan selama ini bekerja di bagian IT di Industri manufacturing plus usia sudah 34 th. Saya juga tertarik mendalami ilmu piping dan pressure vessel serta bisa autocad. Kira-kira dari sudut pandang bapak kalau saya mau investasi bagusnya di bidang mana? apakah mengambil sertifikasi untuk inspection (termasuk API 570) atau mendalami ilmu piping untuk jadi piping designer dengan mengambil kursus2 yg berhubungan dengan piping spt PDMS, Caesar dll? Goal utama saya adalah 4-5 tahun ke depan saya bekerja (lagi) di luar (negeri)dengan rate yang bagus -Sy pernah bekerja di Malaysia sbg System/IT Engineer. Terimakasih atas pandangannya Pak.. Sukses juga untuk bapak semoga cepat dapat kerja :)

Salam kenal juga Pak Candra, terima kasih atas supportnya agar saya bisa mendapatkan pekerjaan lagi.
Kalau menurut saya anda nggak perlu mempelajati AutoCad, PDMS dan Caesar II karena menurut saya itu tidak ada hubungannya dengan background saudara yang lulusan politeknik Teknik Electro. tapi bilamana nantinya anda kuliah lagi dan ambil S1 teknik mesin. anda diperbolehkan mempelajari yang disebutkan diatas.
Anda pun pernah bekerja di Malaysia sebagai IT Engineer berarti anda sudah berpengalaman untuk bekerja di luar Indonesia.
Dan sekarang anda mengikuti training Welding Inspector Migas Certified, nah anda cobalah mendalami bisang QA/QC Inspector. Dan Certificate anda hanya punya WI dan kalau bisa anda coba cari kerja dengan certificate WI Migas yang anda miliki. Dan cobalah ambil lagi certificate untuk R.I, MT dan PT. Kalau nggak sanggup ikut yang CSWIP atau PCN yach ikutan yang ASNT. dahulu. Tapi usahakan Certificate WI nya ambil yang CSWIP 3.1, RI level 2 nya ambil PCN dan MT/PT nya ambil ASNT.
Kalau mau melengkapi lagi yach ambil certificate UT juga. Kalau memang anda ingin berkecimpung di bidang perinspectoran.
Dan janganlah mengangap untuk lulus CSWIP, PCN, ASNT itu mudah, kalau anda tidak pernah belajar dan belum berpengalaman di sana ada, ada baiknya tidak menganggap mudah. Anda bisa tanya dengan teman2 yang lulusan CSWIP, PCN atau ASNT, mudah atau susah mendapatkan certificate tersebut.
Untuk API 570 anda pun bisa ambil certificate itu dan setidak-tidaknya bila sudah mempunyai certificate API 570, anda bisa menjadi leader untuk inspeksi in service system perpipaan. Kalau API 570 ujiannya cukup mudah asalkan anda belajar sungguh2 karena semua soal pilihan ganda dan tidak ada ujian prakteknya. Tapi anda punya masa 3 bulan untuk membaca-baca Standard API dan ASME yang termasuk ke dalam ujian API 570 seperti API 570, API 574, API 571, API 577, API 578, ASME B31.3, ASME B16.5 dan ASME IX. Tapi kalau mau ikut ujian API 570 di Juni 2012 ini, perbanyak belajar API nya daripada ASMEnya.
Mungkin itu saja saran dari saya. Ada baiknya anda fokuskan diri kebidang perinspectoran yang berhubungan dengan Welding.
Kalau di dunia inspector, semua acuannya adalah Standard dan Code, jadi kamu tak perlu menghapal semua code dan standard yang penting kamu tahu saat mengecek system perpipaan dan bisa membaca isometric drawing, P&ID dan piping layout, karena inspector itu perpanjangan tangan dari engineer yang bertugas mengawasi suatu system piping construction agar setiap kontraktor yang mengerjakan di lapangan mengacu kepada Specification, Standard dan Code.
Itu saja dari saya, maaf bilamana kurang jelas karena background saya buka piping inspector tapi pernah ikut ujian API 570 tapi gagal.
Salam
Pujangga Piping.
Kalau menurut saya anda nggak perlu mempelajati AutoCad, PDMS dan Caesar II karena menurut saya itu tidak ada hubungannya dengan background saudara yang lulusan politeknik Teknik Electro. tapi bilamana nantinya anda kuliah lagi dan ambil S1 teknik mesin. anda diperbolehkan mempelajari yang disebutkan diatas.
Anda pun pernah bekerja di Malaysia sebagai IT Engineer berarti anda sudah berpengalaman untuk bekerja di luar Indonesia.
Dan sekarang anda mengikuti training Welding Inspector Migas Certified, nah anda cobalah mendalami bisang QA/QC Inspector. Dan Certificate anda hanya punya WI dan kalau bisa anda coba cari kerja dengan certificate WI Migas yang anda miliki. Dan cobalah ambil lagi certificate untuk R.I, MT dan PT. Kalau nggak sanggup ikut yang CSWIP atau PCN yach ikutan yang ASNT. dahulu. Tapi usahakan Certificate WI nya ambil yang CSWIP 3.1, RI level 2 nya ambil PCN dan MT/PT nya ambil ASNT.
Kalau mau melengkapi lagi yach ambil certificate UT juga. Kalau memang anda ingin berkecimpung di bidang perinspectoran.
Dan janganlah mengangap untuk lulus CSWIP, PCN, ASNT itu mudah, kalau anda tidak pernah belajar dan belum berpengalaman di sana ada, ada baiknya tidak menganggap mudah. Anda bisa tanya dengan teman2 yang lulusan CSWIP, PCN atau ASNT, mudah atau susah mendapatkan certificate tersebut.
Untuk API 570 anda pun bisa ambil certificate itu dan setidak-tidaknya bila sudah mempunyai certificate API 570, anda bisa menjadi leader untuk inspeksi in service system perpipaan. Kalau API 570 ujiannya cukup mudah asalkan anda belajar sungguh2 karena semua soal pilihan ganda dan tidak ada ujian prakteknya. Tapi anda punya masa 3 bulan untuk membaca-baca Standard API dan ASME yang termasuk ke dalam ujian API 570 seperti API 570, API 574, API 571, API 577, API 578, ASME B31.3, ASME B16.5 dan ASME IX. Tapi kalau mau ikut ujian API 570 di Juni 2012 ini, perbanyak belajar API nya daripada ASMEnya.
Mungkin itu saja saran dari saya. Ada baiknya anda fokuskan diri kebidang perinspectoran yang berhubungan dengan Welding.
Kalau di dunia inspector, semua acuannya adalah Standard dan Code, jadi kamu tak perlu menghapal semua code dan standard yang penting kamu tahu saat mengecek system perpipaan dan bisa membaca isometric drawing, P&ID dan piping layout, karena inspector itu perpanjangan tangan dari engineer yang bertugas mengawasi suatu system piping construction agar setiap kontraktor yang mengerjakan di lapangan mengacu kepada Specification, Standard dan Code.
Itu saja dari saya, maaf bilamana kurang jelas karena background saya buka piping inspector tapi pernah ikut ujian API 570 tapi gagal.
Salam
Pujangga Piping.
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = == = = = = = = = = = = = = = = =
Anonim18 Maret 2012 23:48
Siang Pak,
Saya masih kuliah tingkat 3, ambil teknik penerbangan, dan sangat tertarik sama piping. Saya mantap pengen jadi piping engineer.
Nah, untuk orang yg belum lulus kuliah tp ingin jadi piping engineer nantinya, enaknya dimulai dari mana ya pak?
Belajar Autocad dan mengenal ASME sampai lulus kuliah? Kemudian setelah lulus baru mengambil trainning?
Ohya, biasanya piping engineer itu backgroundnya teknik mesin ya? apakah teknik sipil, teknik industri, dan teknik lain2 bisa jadi piping engineer?
Trims blognya. Saya bookmark nih heheh. Maju terus buat pak Pujangga Piping :D
Salam,
A.V.
Saya masih kuliah tingkat 3, ambil teknik penerbangan, dan sangat tertarik sama piping. Saya mantap pengen jadi piping engineer.
Nah, untuk orang yg belum lulus kuliah tp ingin jadi piping engineer nantinya, enaknya dimulai dari mana ya pak?
Belajar Autocad dan mengenal ASME sampai lulus kuliah? Kemudian setelah lulus baru mengambil trainning?
Ohya, biasanya piping engineer itu backgroundnya teknik mesin ya? apakah teknik sipil, teknik industri, dan teknik lain2 bisa jadi piping engineer?
Trims blognya. Saya bookmark nih heheh. Maju terus buat pak Pujangga Piping :D
Salam,
A.V.
Mas A.V. terima kasih atas komentarnya.
Anda sekarang kuliah tingkat 3 di teknik penerbangan. Saya rasa anda fokus di dunia yang anda geluti yaitu di penerbangan. Maaf saya nggak begitu familiar dengan apa yang dipelajari di teknik penerbangan jadi belum bisa kasih gambaran untuk anda.
Tapi kalau menjadi piping engineer yach biasanya lulusan Teknik Mesin S1. Tapi mungkin saja bisa dari Teknik Kimia atau dari Teknik Civil, tapi yang biasa saya jumpai di Indonesia, orang piping engineer biasanya lulusan teknik mesin tapi kalau diluar Indonesia ada pernah saya jumpai, lulusan teknik civil atau teknik kimia yang menjadi piping engineer.
Maaf kalau saya bisa katakan piping engineer yang dibahas disini adalah piping engineer yang berhubungan dengan dunia Migas.
Bilamana anda ingin menjadi piping engineer dengan background teknik penerbangan rasanya nggak nyambung deh. Tapi anda bisa menjadi piping designer atau menjadi piping drafter ataupun piping inspector bilamana setelah anda lulus teknik penerbangan mencoba berkarir di dunia piping.
Dan untuk designer anda harus bisa menguasai teknik mengambar piping (isometric , piping plan dll) , bisa membaca P&ID, mengerti piping specification, dan kalau untuk ASME atau API , rasanya tidak perlu di pelajari namun bila anda berkeinginan berkecimpung di dunia piping inspector , spec dan standard API, ASME dll wajid diketahui.
Yang penting kamu jalani dululah kuliahnya dan dapatkan hasil dan nilai terbaik untuk kelulusan di Teknik Penerbangan. Dan bila anda ingin mempelajari piping juga dari sekarang tidak ada salahnya, mungkin di teknik penerbangan juga mempelajari teknik menggambar pakai AutoCad.
Kalau ASME nggak perlu dulu deh, kamu belajar AutoCad dan mengenai piping khan banyak buku-buku gratis yang bisa di download di internet dan saya pun sudah memasukkan beberapa link alamat yang berhubungan dengan piping.
Terima kasih sudah membaca di blog saya.
Salam
Pujangga Piping
Anda sekarang kuliah tingkat 3 di teknik penerbangan. Saya rasa anda fokus di dunia yang anda geluti yaitu di penerbangan. Maaf saya nggak begitu familiar dengan apa yang dipelajari di teknik penerbangan jadi belum bisa kasih gambaran untuk anda.
Tapi kalau menjadi piping engineer yach biasanya lulusan Teknik Mesin S1. Tapi mungkin saja bisa dari Teknik Kimia atau dari Teknik Civil, tapi yang biasa saya jumpai di Indonesia, orang piping engineer biasanya lulusan teknik mesin tapi kalau diluar Indonesia ada pernah saya jumpai, lulusan teknik civil atau teknik kimia yang menjadi piping engineer.
Maaf kalau saya bisa katakan piping engineer yang dibahas disini adalah piping engineer yang berhubungan dengan dunia Migas.
Bilamana anda ingin menjadi piping engineer dengan background teknik penerbangan rasanya nggak nyambung deh. Tapi anda bisa menjadi piping designer atau menjadi piping drafter ataupun piping inspector bilamana setelah anda lulus teknik penerbangan mencoba berkarir di dunia piping.
Dan untuk designer anda harus bisa menguasai teknik mengambar piping (isometric , piping plan dll) , bisa membaca P&ID, mengerti piping specification, dan kalau untuk ASME atau API , rasanya tidak perlu di pelajari namun bila anda berkeinginan berkecimpung di dunia piping inspector , spec dan standard API, ASME dll wajid diketahui.
Yang penting kamu jalani dululah kuliahnya dan dapatkan hasil dan nilai terbaik untuk kelulusan di Teknik Penerbangan. Dan bila anda ingin mempelajari piping juga dari sekarang tidak ada salahnya, mungkin di teknik penerbangan juga mempelajari teknik menggambar pakai AutoCad.
Kalau ASME nggak perlu dulu deh, kamu belajar AutoCad dan mengenai piping khan banyak buku-buku gratis yang bisa di download di internet dan saya pun sudah memasukkan beberapa link alamat yang berhubungan dengan piping.
Terima kasih sudah membaca di blog saya.
Salam
Pujangga Piping
RECYCLE JAWABAN PUJANGGA PIPING 2
Mas Berli,
sebenarnya itu bukan tulisan saya, tulisan itu saya ambil dari millis migas Indonesia yang dibuat oleh Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer". saya hanya menambahkan sedikit berdasarkan apa yang pernah dapat semasa menjadi piping engineer.
Kamu geluti saja dulu posisi di manufacturing, sambil mencari-cari peluang di dunia migas. Dan kalau kamu ingin kerja di Oil & Gas, jangan terlalu berharap jadi client. cobalah dulu melamar kerja di EPC Company seperti Tripatra, Rekayasa Engineering, Istana Karang Laut, KBR, Nisconi dll. Dan lamarlah sebagai posisi piping engineer. Tapi kalau masih fresh ada baiknya coba melamar di Tripatra Engineering. Perusahaan tersebut bagus buat belajar bagi orang-orang yang masih fresh.
Anda ingin belajar Caesar II, tapi apakah anda sudah menguasai piping? Ada baiknya anda training ASME B31.3 dahulu dan pelajari dulu konsep ASME untuk process piping. Dan tentunya ilmu mengenai piping. Apa itu pipe, fitting, pipe support, valve dll.
Nanti dalam cv mu kamu buat juga kalau kamu familiar with piping design, familiar with PDMS, dan kamu sudah menguasai Autocad kah?
Kalau untuk perusahaan sebagai Batu loncatan ada baiknya jangan pernah berpikiran seperti itu seolah-olah anda yakin dengan kemampuan anda untuk kerja di oil & gas. Saran saya bilamana anda nanti bekerja di Oil & Gas , ada baiknya anda mengikuti aturan kontrak yang berlaku di perusahaan itu. Misalnya kontraknya 1 tahun atau 2 tahun. jadi kita harus mengikuti sampai berakhirnya kontrak. kecuali company itu tidak menginginkan anda kerja di company mereka atau tidak sesuai komitment di awal kontrak. Dan biasanya one month notice bila akan berakhir kesepakatan kontrak kerja.
Jadi itulah pendapat saya.
1. pelajari AutoCad (point utama)
2. pelajari PDMS (point lebih)
3. pelajari piping engineering (point utama)
4. pelajari Pipe stress analysis software (point lebih)
5. perbaiki cv dan tunjukkan anda bisa piping walau belum sempurna.
Tapi biasanya kalau lulusan S1 Teknik Mesin, saya sarankan anda melamar juga untuk posisi Mechanical Engineer karena piping merupakan bagian dari Mechanical Engineering static.
Jadi jangan terpaku dengan lowongan piping engineer, coba juga untuk posisi Mechanical Engineer, coba melamar kerja di EPC Company.
Mechanical Engineer Static (sesuatu yang tidak bergerak/ kaku) :
1. Piping
2. Heat Exchanger
3. Vessel /Column
4. Steel Structure
Mechanical Engineer Rotating (sesuatu yang bergerak/berputar)
1. Pompa
2. Compressor.
segitu saja dari saya ..dan All the best for you
Salam
JAWABAN :
== = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
sebenarnya itu bukan tulisan saya, tulisan itu saya ambil dari millis migas Indonesia yang dibuat oleh Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer". saya hanya menambahkan sedikit berdasarkan apa yang pernah dapat semasa menjadi piping engineer.
Kamu geluti saja dulu posisi di manufacturing, sambil mencari-cari peluang di dunia migas. Dan kalau kamu ingin kerja di Oil & Gas, jangan terlalu berharap jadi client. cobalah dulu melamar kerja di EPC Company seperti Tripatra, Rekayasa Engineering, Istana Karang Laut, KBR, Nisconi dll. Dan lamarlah sebagai posisi piping engineer. Tapi kalau masih fresh ada baiknya coba melamar di Tripatra Engineering. Perusahaan tersebut bagus buat belajar bagi orang-orang yang masih fresh.
Anda ingin belajar Caesar II, tapi apakah anda sudah menguasai piping? Ada baiknya anda training ASME B31.3 dahulu dan pelajari dulu konsep ASME untuk process piping. Dan tentunya ilmu mengenai piping. Apa itu pipe, fitting, pipe support, valve dll.
Nanti dalam cv mu kamu buat juga kalau kamu familiar with piping design, familiar with PDMS, dan kamu sudah menguasai Autocad kah?
Kalau untuk perusahaan sebagai Batu loncatan ada baiknya jangan pernah berpikiran seperti itu seolah-olah anda yakin dengan kemampuan anda untuk kerja di oil & gas. Saran saya bilamana anda nanti bekerja di Oil & Gas , ada baiknya anda mengikuti aturan kontrak yang berlaku di perusahaan itu. Misalnya kontraknya 1 tahun atau 2 tahun. jadi kita harus mengikuti sampai berakhirnya kontrak. kecuali company itu tidak menginginkan anda kerja di company mereka atau tidak sesuai komitment di awal kontrak. Dan biasanya one month notice bila akan berakhir kesepakatan kontrak kerja.
Jadi itulah pendapat saya.
1. pelajari AutoCad (point utama)
2. pelajari PDMS (point lebih)
3. pelajari piping engineering (point utama)
4. pelajari Pipe stress analysis software (point lebih)
5. perbaiki cv dan tunjukkan anda bisa piping walau belum sempurna.
Tapi biasanya kalau lulusan S1 Teknik Mesin, saya sarankan anda melamar juga untuk posisi Mechanical Engineer karena piping merupakan bagian dari Mechanical Engineering static.
Jadi jangan terpaku dengan lowongan piping engineer, coba juga untuk posisi Mechanical Engineer, coba melamar kerja di EPC Company.
Mechanical Engineer Static (sesuatu yang tidak bergerak/ kaku) :
1. Piping
2. Heat Exchanger
3. Vessel /Column
4. Steel Structure
Mechanical Engineer Rotating (sesuatu yang bergerak/berputar)
1. Pompa
2. Compressor.
segitu saja dari saya ..dan All the best for you
Salam
JAWABAN :
Pak EI terima kasih atas
komentarnya di blog ini. Kalau sudah memiliki pengalaman selama 3 tahun
di bidang piping seperti yang Bapak sebutkan diatas, saya rasa Bapak
sudah cukup familiar di bidang piping. Cuma mungkin Bapak belum berani
untuk apply posisi diatas level drafting, misalnya menjadi piping
designer dan bilamana Bapak lulusan S1, ada kemungkinan Bapak bisa
beranjak ke posisi sebagai Piping Design Engineer. Yang penting bapak
punya keberanian untuk pindah kerja dan mencari pekerjaan diatas posisi
sebagai drafter. Sebagai Piping Engineer pendidikan harus minimal S1 dan
biasanya lulusan Teknik Mesin baik itu di Indonesia ataupun di
Malaysia. Walaupun nantinya anda punya experience yang banyak di piping
tapi anda belum S1, paling tinggi posisi anda adalah piping designer.
Kalau boleh saya nilai untuk piping designer bolehlah bisa dikatakan familiar tapi untuk ASME B31.3 sebagai pemula dan PDMS, anda masih pemula.
Anda tak perlu belajar ASME B31.3 lebih mendalam karena itu tugas piping engineer. karena tugas piping designer hanya mendesign piping dan mereviewnya adalah piping engineer layak atau tidak layaknya suaatu design yang anda buat diterapkan di dalam suatu system operasi di Plant.
Kalau PDMS, anda termasuk masih pemula dan belum bisa dikatakan familiar karena anda masih belajar dan walaupun sudah tahu belum bisa dikatakan familiar, tapi tidak salah bila nanti anda memasukkan PDMS sebagai termasuk yang anda ketahui di dalam CV anda. Karena nantinya bilamana anda diterima di perusahaan yang memakai tenaga PDMS nanti anda pun diajari dan ditraining sesuai standard yang berlaku di perusahaan tersebut sebelum anda terjun secara aktif di PDMS Design. Ada baiknya anda melatih lagi membuat design piping dan mechanical pada PDMS. mencoba membuat design di dalam area yang ada piping dan equipment. Untuk belajar nggak usah lihat spec. dari pipa karena nanti bila anda bekerja sebagai PDMS Piping Design ada Administrator yang akan membuatnya. Tugas PDMS Piping Design hanya membuat routing pipa atau equipment berdasarkan lokasi yang diberikan. istilahnya membuat piping layout beserta equipment layout. Coba anda sering buka-buka youtube search PDMS disana untuk menambah wawasan anda di bidang PerPDMS an khususnya piping.
Demikianlah yang bisa saya tanggapi dari analisa saya mengenai anda.
Anda harus terus belajar dan belajar lagi, saya aja masih banyak belajar mengenai piping karena pengetahuan saya di bidang piping masih sedikit.
Demikianlah saya sampaikan.
Salam
Pujangga Piping
BalasKalau boleh saya nilai untuk piping designer bolehlah bisa dikatakan familiar tapi untuk ASME B31.3 sebagai pemula dan PDMS, anda masih pemula.
Anda tak perlu belajar ASME B31.3 lebih mendalam karena itu tugas piping engineer. karena tugas piping designer hanya mendesign piping dan mereviewnya adalah piping engineer layak atau tidak layaknya suaatu design yang anda buat diterapkan di dalam suatu system operasi di Plant.
Kalau PDMS, anda termasuk masih pemula dan belum bisa dikatakan familiar karena anda masih belajar dan walaupun sudah tahu belum bisa dikatakan familiar, tapi tidak salah bila nanti anda memasukkan PDMS sebagai termasuk yang anda ketahui di dalam CV anda. Karena nantinya bilamana anda diterima di perusahaan yang memakai tenaga PDMS nanti anda pun diajari dan ditraining sesuai standard yang berlaku di perusahaan tersebut sebelum anda terjun secara aktif di PDMS Design. Ada baiknya anda melatih lagi membuat design piping dan mechanical pada PDMS. mencoba membuat design di dalam area yang ada piping dan equipment. Untuk belajar nggak usah lihat spec. dari pipa karena nanti bila anda bekerja sebagai PDMS Piping Design ada Administrator yang akan membuatnya. Tugas PDMS Piping Design hanya membuat routing pipa atau equipment berdasarkan lokasi yang diberikan. istilahnya membuat piping layout beserta equipment layout. Coba anda sering buka-buka youtube search PDMS disana untuk menambah wawasan anda di bidang PerPDMS an khususnya piping.
Demikianlah yang bisa saya tanggapi dari analisa saya mengenai anda.
Anda harus terus belajar dan belajar lagi, saya aja masih banyak belajar mengenai piping karena pengetahuan saya di bidang piping masih sedikit.
Demikianlah saya sampaikan.
Salam
Pujangga Piping
== = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Trims ya pak :)
alhamdulillah, selasa nanti (13/3/2012) saya ada panggilan interview sebagai technician drafter di TOTAL E&P Balikpapan. Mungkin kalimat 'familiar with ASME' n sertifikat PDMS di CV saya menarik minat mereka u/ tau sejauh mana kemampuan saya.
Do'akan sukses ya pak PujanggaPiping.
Salam Kenal
Elham, 26 Kaltim
alhamdulillah, selasa nanti (13/3/2012) saya ada panggilan interview sebagai technician drafter di TOTAL E&P Balikpapan. Mungkin kalimat 'familiar with ASME' n sertifikat PDMS di CV saya menarik minat mereka u/ tau sejauh mana kemampuan saya.
Do'akan sukses ya pak PujanggaPiping.
Salam Kenal
Elham, 26 Kaltim
JAWABAN
Pak Elham,
Ya Mudah-mudahan berhasil. Tapi kalau boleh saran Familiar dengan ASME, ASME berapa saja soalnya banyak standard ASME. Kamu khan kemungkinan tahu ASME B31.3, B31.4 dan B31.8. Dan jangan lupa belajar juga ASME B16.5.
Tapi setahu saya yang menarik minat mereka adalah anda pernah bekerja sebagai drafter di project total dan mungkin juga PDMS karena ASME cakupannya untuk Engineer.
Tahu boleh tapi bukan berarti kamu punya kewajiban untuk familiar with ASME.
Yang penting kamu pelajari spec-spec yang berlaku di Total istilahnya Client Spec, gimana cara mendesign pipe support, piping layout, piping span, instrument atau lain-lain.
Tapi saya nggak tahu apakah Technical Drafter itu mencakup semua discipline baik itu piping, mechanical, E&I ataupun civil. kalau memang iya kamu pun harus belajar spec drafter nya Total. Khan setiap company berbeda mengenai Client Spec. Jangan lupa belajar P&ID dan kamu harus paham P&ID dan symbol-symbolnya. karena itu basic dari piping design.
kalau kamu memang interviewnya sebagai piping drafter, ada baiknya kamu :
1. mempelajari technical drafting yang ada di sana, kamu khan pernah kerja di sana sebagai drafter mungkin kamu sudah sangat tahu style dari perusahaan itu.
2. pelajari juga P&ID karena itu sebagai acuan kamu mendesign piping bila kamu nggak tahu P&ID jangan berharap kamu bisa diterima disana.
3. Pelajari Piping dan komponennya. misalnya pipe, valve, fitting, gasket (elbow, reducer), pelajari juga jenis sambungan.
4. nanti kamu akan diinterview bagaimana cara menggambar suatu system perpipaan dan bila mereka hanya memberimu P&ID coba kamu perhatikan piping specification yang dipakai dan hati-hati terhadap jenis sambungan. karena bisa saja sambungan itu welding, treaded atau flange.
5. Perhatikan juga drain and vent bilamana memang diperlukan pada suatu system perpipaan.
Saya rasa itu saja yang bisa saya share untuk anda dan semoga berhasil dalam interviewnya dan yang penting kamu tetap fokus dan jangan lupa berdo'a. All the Best For You, Elham.
Salam
Ya Mudah-mudahan berhasil. Tapi kalau boleh saran Familiar dengan ASME, ASME berapa saja soalnya banyak standard ASME. Kamu khan kemungkinan tahu ASME B31.3, B31.4 dan B31.8. Dan jangan lupa belajar juga ASME B16.5.
Tapi setahu saya yang menarik minat mereka adalah anda pernah bekerja sebagai drafter di project total dan mungkin juga PDMS karena ASME cakupannya untuk Engineer.
Tahu boleh tapi bukan berarti kamu punya kewajiban untuk familiar with ASME.
Yang penting kamu pelajari spec-spec yang berlaku di Total istilahnya Client Spec, gimana cara mendesign pipe support, piping layout, piping span, instrument atau lain-lain.
Tapi saya nggak tahu apakah Technical Drafter itu mencakup semua discipline baik itu piping, mechanical, E&I ataupun civil. kalau memang iya kamu pun harus belajar spec drafter nya Total. Khan setiap company berbeda mengenai Client Spec. Jangan lupa belajar P&ID dan kamu harus paham P&ID dan symbol-symbolnya. karena itu basic dari piping design.
kalau kamu memang interviewnya sebagai piping drafter, ada baiknya kamu :
1. mempelajari technical drafting yang ada di sana, kamu khan pernah kerja di sana sebagai drafter mungkin kamu sudah sangat tahu style dari perusahaan itu.
2. pelajari juga P&ID karena itu sebagai acuan kamu mendesign piping bila kamu nggak tahu P&ID jangan berharap kamu bisa diterima disana.
3. Pelajari Piping dan komponennya. misalnya pipe, valve, fitting, gasket (elbow, reducer), pelajari juga jenis sambungan.
4. nanti kamu akan diinterview bagaimana cara menggambar suatu system perpipaan dan bila mereka hanya memberimu P&ID coba kamu perhatikan piping specification yang dipakai dan hati-hati terhadap jenis sambungan. karena bisa saja sambungan itu welding, treaded atau flange.
5. Perhatikan juga drain and vent bilamana memang diperlukan pada suatu system perpipaan.
Saya rasa itu saja yang bisa saya share untuk anda dan semoga berhasil dalam interviewnya dan yang penting kamu tetap fokus dan jangan lupa berdo'a. All the Best For You, Elham.
Salam
RECYCLE JAWABAN PUJANGGA PIPING I
Anonim5 Januari 2012 15:47
Saya
suka dengan blog piping nya ini dan membuat saya tertarik untuk lebih
mengenal lagi piping ini.Di kesempatan ini juga saya mohon penjelasan
dari saudara moderator sebagai senior di bidang ini.Karena saya sama
sekali buta dan awam di bidang ini.
Begini pak...apa basic dari piping ini kalau ingin mempelajari nya ?
Usia saya sekarang 33 tahun,latar belakang pendidikan STM - oUTOMOTIF.Saat ini saya bekerja di shipyard company di Batam.Apakah tidak terlambat bagi saya untuk belajar piping ini ?
Saya tertarik dengan piping karena saya ingin mempunyai keahlian yang bisa saya andalkan untuk mencari pekerjaan.Sebelumnya saya ingin ambil kursus drafter struktur namun saya batalkan karena saya lebih tertarik ke piping.Juga karena saya tidak mempunyai basic di struktur...trus sekarang saya berencana ambil kursus untuk Pipefitter dengan harapan saya dapat belajar dari dasarnya.Yang ingin saya tanyakan apakah betul ini yang menjadi dasar dari piping ? Terkadang saya merasa khawatir di karenakan umur yang sudah tidak muda lagi baru mulai belajar.
Saya juga mohon penjelasan nya dengan spesifikasi background saya,kira2 skill apa yang harus saya ambil...(saya berharap nanti dapat terjun di bidang oil dan gas dengan skill yang saya miliki)
Terima kasih banyak pak....semoga sering2 di upload materi piping nya khusus bagi pemula seperti saya.hehehe
Sukses selalu!
BalasBegini pak...apa basic dari piping ini kalau ingin mempelajari nya ?
Usia saya sekarang 33 tahun,latar belakang pendidikan STM - oUTOMOTIF.Saat ini saya bekerja di shipyard company di Batam.Apakah tidak terlambat bagi saya untuk belajar piping ini ?
Saya tertarik dengan piping karena saya ingin mempunyai keahlian yang bisa saya andalkan untuk mencari pekerjaan.Sebelumnya saya ingin ambil kursus drafter struktur namun saya batalkan karena saya lebih tertarik ke piping.Juga karena saya tidak mempunyai basic di struktur...trus sekarang saya berencana ambil kursus untuk Pipefitter dengan harapan saya dapat belajar dari dasarnya.Yang ingin saya tanyakan apakah betul ini yang menjadi dasar dari piping ? Terkadang saya merasa khawatir di karenakan umur yang sudah tidak muda lagi baru mulai belajar.
Saya juga mohon penjelasan nya dengan spesifikasi background saya,kira2 skill apa yang harus saya ambil...(saya berharap nanti dapat terjun di bidang oil dan gas dengan skill yang saya miliki)
Terima kasih banyak pak....semoga sering2 di upload materi piping nya khusus bagi pemula seperti saya.hehehe
Sukses selalu!
Jawaban :
Pak Anonim karena Anda tak tulis nama Anda.
Terima kasih comentarnya..Dan sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk belajar apa saja. Dan kali ini anda ingin belajar piping.
Kalau anda ingin belajar piping, kalau pipefitter arahnya kerja lapangan/site. bisa kerja di oil & gas, shipyard, dan semua yang berhubungan dengan piping. Ya istilahnya kalau kita bekerja di suatu project 80 persen ya piping.
Tapi mohon maaf berhubung background pendidikan anda tamatan STM, nampaknya ada baiknya ambil training pipefitter saja dahulu karena peluangnya lebih besar untuk bekerja. Karena kalau anda menjadi seorang drafter piping dan belum berpengalaman di piping, rasanya berat untuk mendapatkan secara cepat pekerjaan sebagai seorang drafter karena sepanjang yang saya ketahui, biasanya perusahaan lebih mengedepankan seorang drafter yang lulusan D3 atau S1. Tapi entah bila anda ada rejeki mungkin saja bisa anda jadi seorang drafter piping walau tamatan STM.
Tapi sebenarnya kalau jadi Drafter belajar saja sendiri yang penting ada komputer dan kalau materi pelajarannya bisa dicari diinternet atau bisa di beli bukunya.
Untuk software Autocad atau software drafting lainnya bisa saja di cari sendiri.
Kalau untuk mencari informasi tentang piping lebih lengkap lagi, coba kunjungi website-website yang saya cantumkan di "POPULAR LINK OF PUJANGGA PIPING" disisi kiri blog ini.
1. www.piping-info.blogspot.com
2. www.pipingdesign.com
3. www.pipingdownloads.blogspot.com
semua website itu berhubungan dengan piping. Dan anda bisa belajar dari sana mengenai piping.
Salam,
==================================================
Selamat pagi pak PipingPujangga, saya tertarik sekali dengan tulisan mengenai piping.
Saya merasa bersemangat kembali setelah saya membaca tulisan bapak di blog ini. Kenapa demikian, karena beberapa bulan lalu saya sudah pernah mengambil training skill PDMS di salah satu tempat di jakarta.
Tapi setelah saya mengambil training tersebut saya merasa bingung, karena dengan modal skill PDMS dan lulusan sarjana teknik mesin saya belum dapat kesempatan bekerja di bidang piping.
Selain itu,sering saya search job di internet dan informasi dari kawan, untuk menjadi piping engineer kebanyakan dibutuhkan experience work min 5 thn :(. Krna saya terhitung sebagai fresh graduate (lulus akhir tahun 2010) saya bingung, bagaimana harus memulai untuk mendapatkan experience work tersebut.
Oleh sebab itu, hampir setahun ini di sela-sela pekerjaan di perusahaan car manufacturing sebagai quality control, saya menyempatkan ambil training skill yang berhubungan dengan piping, seperti yang bapak tulis di atas. Saya sudah ambil PDMS, dan mungkin saya berniat untuk ambil training CAESAR II.
Saya mau banting steer nih pak untuk menjadi piping engineer :D.
Kira" apakah langkah yang harus saya ambil lebih jauh lagi? apakah saya tetap bekerja di perusahaan saya sekarang ini sambil menyempatkan training tentang piping?
Apakah bapak ada rekomendasi perusahaan mana yang bisa dibilang sebagai batu loncatan untuk fresh graduate supaya bisa memulai karir sebagai seorang piping engineer?
Mohon saran dan penjelasan dari bapak, dengan senang hati saya akan menyimaknya :)
Terima kasih
Best Regard
Berlian
JAWABAN :
Mas Berli,
sebenarnya itu bukan tulisan saya, tulisan itu saya ambil dari millis migas Indonesia yang dibuat oleh Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer". saya hanya menambahkan sedikit berdasarkan apa yang pernah dapat semasa menjadi piping engineer.
Kamu geluti saja dulu posisi di manufacturing, sambil mencari-cari peluang di dunia migas. Dan kalau kamu ingin kerja di Oil & Gas, jangan terlalu berharap jadi client. cobalah dulu melamar kerja di EPC Company seperti Tripatra, Rekayasa Engineering, Istana Karang Laut, KBR, Nisconi dll. Dan lamarlah sebagai posisi piping engineer. Tapi kalau masih fresh ada baiknya coba melamar di Tripatra Engineering. Perusahaan tersebut bagus buat belajar bagi orang-orang yang masih fresh.
Anda ingin belajar Caesar II, tapi apakah anda sudah menguasai piping? Ada baiknya anda training ASME B31.3 dahulu dan pelajari dulu konsep ASME untuk process piping. Dan tentunya ilmu mengenai piping. Apa itu pipe, fitting, pipe support, valve dll.
Nanti dalam cv mu kamu buat juga kalau kamu familiar with piping design, familiar with PDMS, dan kamu sudah menguasai Autocad kah?
Kalau untuk perusahaan sebagai Batu loncatan ada baiknya jangan pernah berpikiran seperti itu seolah-olah anda yakin dengan kemampuan anda untuk kerja di oil & gas. Saran saya bilamana anda nanti bekerja di Oil & Gas , ada baiknya anda mengikuti aturan kontrak yang berlaku di perusahaan itu. Misalnya kontraknya 1 tahun atau 2 tahun. jadi kita harus mengikuti sampai berakhirnya kontrak. kecuali company itu tidak menginginkan anda kerja di company mereka atau tidak sesuai komitment di awal kontrak. Dan biasanya one month notice bila akan berakhir kesepakatan kontrak kerja.
Jadi itulah pendapat saya.
1. pelajari AutoCad (point utama)
2. pelajari PDMS (point lebih)
3. pelajari piping engineering (point utama)
4. pelajari Pipe stress analysis software (point lebih)
5. perbaiki cv dan tunjukkan anda bisa piping walau belum sempurna.
Tapi biasanya kalau lulusan S1 Teknik Mesin, saya sarankan anda melamar juga untuk posisi Mechanical Engineer karena piping merupakan bagian dari Mechanical Engineering static.
Jadi jangan terpaku dengan lowongan piping engineer, coba juga untuk posisi Mechanical Engineer, coba melamar kerja di EPC Company.
Mechanical Engineer Static (sesuatu yang tidak bergerak/ kaku) :
1. Piping
2. Heat Exchanger
3. Vessel /Column
4. Steel Structure
Mechanical Engineer Rotating (sesuatu yang bergerak/berputar)
1. Pompa
2. Compressor.
segitu saja dari saya ..dan All the best for you
Salam
RECYCLE BILA AKU INGIN MENJADI PIPING ENGINEER
Kalau menurut pendapat saya bila ingin menjadi seorang piping engineer
yang baik, memang memerlukan suatu pengalaman kerja di bidang piping,
baik itu dibidang engineering design maupun di engineering construction.
Setidak-tidaknya diatas 5 tahun lah bisa dikatakan dapat menguasai atau
menjadikan seorang piping engineer.
Dan mungkin selama 5 tahun itu anda bisa belajar mengenai Code dan Standard. Dimana bisa dikatakan Code itu adalah ASME sedangkan Standard itu bisa dikatakan API, Client Spec (Chevron, Petronas) dan Standard yang berlaku di dunia piping.
Dan jangan lupa bahwa Client Spec merupakan Standard mutlak yang harus diikuti pada saat kita mendesign sesuatu dimana Client Spec itu adalah merupakan kumpulan dari Code dan Standard yang berlaku di International dan tetap mengacu terhadap kebutuhan client dimana Client beroperasi.
Contoh : API 1102 (pipe road crossing), kalau dipasang di Amerika mungkin bisa tapi kalau dipasang di Indonesia arealnya bersinggungan dengan tempat tinggal penduduk, nggak pernah digunakan drawings road crossing pipe tapi memodify design dari pipe road crossing sendiri. Dan masih banyak lagi contoh yang lainnya.
Dan Standard atau Code tidak udah dihafal tapi cukup diingat dimana lokasi tulisan yang berhubungan dengan pekerjaan yang dihadapi. Misalnya. Untuk ketebalan dari pipa, untuk ASME B31.1, ASME B31.3 ataupun ASME B31.4 atau B31.8, tentunya berbeda karena berhubungan dengan pressure dan temperature serta service fluidanya.
Jadi sekali lagi untuk standard, code ataupun client spec, cukup diingat dan tak perlu dihapal bait demi bait tapi kalau anda tak mau repot yach dibuat saja rangkumannya demi untuk kemajuan diri sendiri.
Itu tadi sekilas mengenai Standard dan Code yang akan anda hadapi selalu setelah berkecimpung dalam dunia perpipingan.
Bila anda masih kuliah , ada baiknya anda menfokuskan diri di dalam bidang pelajaran/program study ilmu Kekuatan Material, Mekanika Fluida, dan Mekanika Teknik, Structural analysis. 4 ilmu ini adalah dasar utama kekuatan untuk menjadi Piping Engineer yg baik. dan pelajari juga Perhitungan Matriks, krn ini adalah dasar perhitungan aplikasi komputer yg banyak dipakai oleh Program2 analisa pipin spt CAESAR II, Autopipe dll.
Dan setelah anda tamat kuliah dan lulus menjadi seorang Sarjana Teknik Mesin, anda bisa mempelajari buku-buku mengenai piping seperti Design Piping Systemnya MW Kellogg, Pipe Stress Engineernya LC Peng, Piping & Pipeline Engineeringnya G.Antaki, dll. Sangat banyak buku2 piping tp jarang dijual didalam negri, mungkin anda dapat membelinya dari www.amazon.com, di www.asme.org atau searching di Internet atau anda bisa mendowload gratis dari beberapa blog piping di internet.
Dan setelah anda tahu apa itu piping beserta komponent-komponentnya secara umum.
Setela itu anda juga bisa juga mempelajari Code2 Standard Piping Spt : ASME B31.3 (Process Plant), ASME B31.1 (Poweer Piping), ASME B31.4, ASME B31,8. Sebenarnya Code design utama yg sering diapaki hanya 4 ini tapi Code & Standard pendukungnya sangat banyak spt ASME B16.5 (Flange), ASME B16.11, ASME B16.9, ASME B16.20, ASME B16.34, API 610, API 617, API 650, NEMA SM 23, dan masih banyak lagi.
SARAN PAK TENGKU SYHADILAN, UNTUK LANGAKAH AWAL ANDA CUKUP BACA 2 CODE UTAMA YAIUTU ASME B31.3 dan ASME B31.1.
Dan bilamana anda ingin menambah wawasan dan pergaulan sesama orang-orang yang bekecimpung di dunia piping ada baiknya anda ikut Training2 yg banyak Menjamur saat ini. Anda bisa mula dgn mengambil training per-Skill spt :
1. TRAINING AUTOCAD ATAU MICRO STATION
Seorang piping engineer ada baiknya tahu cara mengoperasikan software diatas ini. karena kalau masih fresh engineer biasanya mereka akan ditanya mengenai penguasaan software engineering.
2. PDMS (PLANT DESIGN MANAGEMENT SYSTEM)
PDMS Training u/ 3D Model design system skill (Jaman Skrg ini seorg Piping Engineer yg baik dituntut mengerti pemodelan 3D yg dikerjakan oleh para piping designernya. 3D software yg banyak digunakan saat ini adalah PDMS, PDS, Cadworx dan Autoplant. Training ini bisa anda dapatkan di Oil Institut (www.oilinstitut.com), AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institute (www.oilgasinstitue.com)
3. CAESAR II (PIPE STRESS ANALYSIS SOFTWARE)
CAESAR Training u/ kemampuan Stress Analisis anda, diaman disini anda akan mempelajari menggunakan software CAESAR II untuk menganalisa sebuah plant piping system, dgn tujuan untuk menetukan apakah Routing dari pipa sdh aman dan sesuai dgn Code yg digunakan (Spt ASME B31.3 u/ Process Plant, B31.1 u/ Power Plant, B31.4 u/Pipeline system underground atau above ground, B31.8 u/ Offshore pipeline system), dgn CAESAR juga anda bisa memverifikasi apakah Koneksi Pipa ke Pompa atau equipment2 lain yg critical sdh memenuhi persyaratan kemanan dr vendor equipment tsb atau sdhkah Bebannya berada di bawah Beban yg diizinkan oleh Vendor, bila beban yg belum disediakan oleh vendor (biasanya pd awal2 tahap design ini srg tjd) maka anda harus membandikan beban yg anda dapat dr CAESAR II dgn Code Standard Equipment tsb untuk Nozzle Allowablenya (spt API 610 u/Centrifugal Pump, NEMA SM 23 u/ Steam Turbin, dll). Serta masih banyak lagi yg dapat di analisa dgn menggunakan CAESAR II ini.
Training ini bisa anda dapatkan di Oil Institut (www.oilinstitut.com), AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institute (www.oilgasinstitue.com)
Sebenarnya untuk Pipe Stress ini banyak sekali software yang dibikin untuk memanjakan para stress engineer seperti Caesar II, Simplex, Autopipe, Caepipe, ROHR2 dan lain-lain. Bila anda rajin searching di Internet masih ada lagi software stress analysis. Tapi yang umum dipakai adalah Caesar II. Dan kalau ROHR2 biasa dipakai di Eropa atau company-company milik orang Eropa tapi tersebar di seluruh Dunia.
4 Nah pilihan keempat, anda bisa mengambil Paket keseluruhannya yg sekarang banyak juga dibuka, yaitu Training Piping Engineer. Disini anda akan mendapat semua materi untuk menjadi Piping Engineer yg baik.
Penyelenggaranya al. : PT. Kiat Global Batam Suskes (http://www.batamtraining.com/) berlokasi di batam, Universitas Mercubuana bekerjasama dgn Asosiasi Piping Indonesia (http://piping-umb.blogspot.com/2009/06/training-piping.html), Indoagri (http://www.indoagri.com) atau Training Piping Engineering yg diselnggarakan oleh Persatuan Insiyur Indonesia (PII)
5. Langkah berikutnya adalah anda harus aktif atau setidaknya membaca pendapat2 dan diskusi para piping engineer di forum2 Engineering seperti www.migas-indonesia.com, www.eng-tips.com, www.pipingdesign.com dan masih banyak lagi, intinya rajin2lah membuka internet untuk membaca.
6 Langkah terakhir dan yg utama : Belajar dari pengalaman selama masa kerja anda. Rajin2lah bertanya dan berdiskusi dengan Senior atau Supervisor anda bila menemukan kesulitan atau sekedar bertukar pikiran. Ambil kesempatan besar bila ada assigment untuk ke site project, karena dengan berada di site anda akan melihat Realitynya secara langsung, sehingga semakin sering anda berinteraksi dgn layou2 pipa dilapnagan dan equipment2nya, semakin anda memahami apa yg selama ini anda pelajari dan semakin berambah ilmu anda.
Sebagai tambahan di EPC atau EPCC Company, Piping Engineer itu biasanya dibagi lagi menjadi 3 sub unit yaitu :
1. Piping Material Engineer. Dia akan mempunya responsible untuk menyiapkan Spesifikasi Piping Material, Pemilihan Material yg tepat sesuai Project requirement. Ada juga company yg mebagi Piping Material ini menjadi 2 yaitu Piping Material Engineer dan Piping Materail Controller.
2. Piping Designer. Nah secara garis besarnya dialah yg bertanggung jawab dalam menyiapkan semua routing/layout perpipaan untuk sebuah project.
3. Piping Stress Engineer. Posisi berikut ini adalah seperti yg saya jelaskan diatas tadi, yaitu bertanggung jawab untuk mereview layout yg dibuat si Piping Designer, apakah sdh cukup Flexible? atau kurang Stiff? atau sudah aman dan sesuai dengan Code Standard dan Client Specification.
Ke-3 Posis diatas dibawahi oleh masing Sub Unit Leadernya yaitu Sub Unit Leader piping Material Engineer, Sub Unit Leader Piping Designer dan Sub Unit Leader Pipe Stress Engineer. Berikutnya para Sub unit ini akan melapor dan dibawahi oleh seorang Lead Piping Engineer. Biasanya Sebuah Project akan mempunyai masing Lead Piping engineernya. Nah Deaprtement Piping ini dipimpin oleh seorang Head Piping Departement (Piping Manager) yg dibawahi oleh Head of Engineering Departement.
Begitu kira2 gambarannya organisasi untuk piping disebuah EPC atau EPCC company, namun msh ada lg chart organisasi untu Projectnya, dan masih panjang bila diuraikan, dan juga sekarang ini ada juga satu posisi tambahan di Departement Piping yg cukup Crucial Yaitu Principal Piping, baik itu Principal Piping Engineer, atau Principal Piping Stress atau Principal Piping Designer. Bahkan sy dengar juga sudah ada posisi untuk Piping Interface Coordinator yg akan menkoordinasi pekerjaan di departement piping. Cukup banyak posisi2 di depatement piping dewasa ini di EPC atau EPCC company dan itu tergantung companynya masing2, semakin besar companynya semakin complex jabatan dan posisi2 dlm masing2 departementnya.
Kira-kira seperti itulah gambaran menjadi seorang piping engineer yang baik dan bila ada pertanyaan. Anda bisa lakukan di blog ini atau di www. milismigasindonesia.com
Dan terima kasih kepada Bapak Tengku Syahdilan atas referensinya dan uraiannya di Milis Migas Indonesia.
Demikianlah sekilas mengenai pembentukan seorang piping engineer.
Referensi :
Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer" di Milis Migas Indonesia
Pengalaman Pribadi Penulis.
Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer" di Milis Migas Indonesia
Pengalaman Pribadi Penulis.
RECYCLE PIPING FUN
PIPING
Video ini ingin menunjukkan kejadian-kejadian aneh atau photo-photo yang berhubungan dengan piping di lapangan.
Video ini ingin menunjukkan kejadian-kejadian aneh atau photo-photo yang berhubungan dengan piping di lapangan.
Subscribe to:
Comments (Atom)
